7/15/2009

SMA Negeri 2 Sibolga Buka Kelas Unggulan

Sibolga, (Ogek Dedy)

Tahun ini, SMA Negeri 2 kota Sibolga membuka satu rombongan belajar (rombel) kelas unggulan yang di seleksi dari Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun pelajaran 2009 - 2010.

“Dalam seleksi ini dijadwalkan berlangsung hari ini, Kamis (16/7) dan pihak sekolah hanya menerima 40 orang dari total 300 siswa baru yang diterima. Sementara para siswa kelas unggulan diseleksi melalui test tertulis akademis oleh tim guru dengan mengujikan lima mata pelajaran di antaranya, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika dan Biologi,” ungkap Kepala sekolah (kasek) SMA Negeri 2 Sibolga, Ngalemi Sembiring kepada Wartawan di ruang kerjanya, Rabu (15/7).

Dikatakan, setelah diurut berdasarkan hasil rangking, para siswa kemudian...
akan menjalani test lain yakni interview berupa test psikologi dan juga test kesamaptaan. Hasilnya, hanya 40 orang siswa yang diterima atau satu kelas.

“Pihak sekolah akan terus melakukan evaluasi peningkatan prestasi siswa yang nantinya duduk di kelas unggulan itu, kalau prestasinya melorot, maka peringkat siswa tersebut akan turun menjadi siswa biasa digantikan siswa biasa yang prestasinya bagus dan dinaikkan statusnya masuk di kelas unggulan,”ujar Ngalemi Sembiring.

Menurutnya, dibukanya kelas unggulan tersebut merupakan sebuah terobosan baru guna merangsang minat belajar para siswa agar bersungguh - sungguh, sehingga dapat menguasai seluruh mata pelajaran yang diajarkan di sekolah. Tujuannya untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Sibolga khususnya di SMA Negeri 2 sebagaimana program yang telah dicanangkan Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga dalam rangka menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

“Kita sangat berharap, dengan dibukanya kelas unggulan ini para siswa yang diterima nantinya mampu berkompetisi dengan siswa di sekolah lain untuk membawa nama harum sekolah baik di tingkat kota Sibolga maupun di tingkat nasional ke depan,” katanya seraya memastikan, tahun depan para siswa yang sudah memilih jurusan juga akan diseleksi kembali untuk masuk di kelas unggulan IPA dan kelas unggulan IPS.

Dia juga menuturkan, sekaitan dengan upaya peningkatan mutu dan kualitas pendidikan tersebut, sejak tahun lalu pihaknya telah memberlakukan sebuah aturan bagi para siswa secara bergantian untuk berpidato dalam bahasa Inggris sebanyak dua kali dalam seminggu yang disampaikan melalui sebuah upacara bendera.(dib/tm)
Baca Selengkapnya......

Masyarakat Sekolah Minim Pengetahuan Lingkungan Hidup

Sibolga, (Ogek Dedy)

Terjadinya beberapa kejadian bencana alam yang menerpa Negeri Indonesia ini telah memakan banyak korban jiwa. Hal ini terjadi akibat pemanfaatan sumber daya alam yang terus menerus tanpa memperhatikan daya tampung dan daya lingkungan hidup.

“Kendatipun, Pemerintah sudah lebih 15 tahun menerapkan pengetahuan lingkungan hidup dalam dunia pendidikan melalui konsep lingkungan, namun kepedulian masyarakat sekolah terhadap lingkungan masih rendah karena masyarakat sekolah minim memperoleh pengetahun lingkungan hidup,” ujar Wakil Walikota Sibolga, H Afifi Lubis dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Sibolga, Syaiful Bahri Hasibuan pada pembukaan lomba pengetahuan lingkungan hidup tingkat SD dan SMP, dilapangan Simare – mare, kota Sibolga, Rabu (15/7)....

Menurutnya, para pendidik, anak didik dan masyarakat sekolah harus mampu menguasai konsep lingkungan dan diimpelentasikannya dalam kehidupan sehari – hari. Sebab pelestarian lingkungan hidup adalah tanggungjawab seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah di seluruh Indonesia.

“Dalam hal ini, Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya bencana terhadap lingkungan hidup sepeti mewajibkan pembuatan dokumen amdal, penghijauan dilahan kritis dan pembuatan taman di sekolah – sekolah yang melibatkan peran serta masyarakat, dunia usaha dan lembaga pendidikan,”katanya.

Ditambahkannya, kegiatan lomba pengetahuan lingkungan hidup diharapkan dapat memotivasi para pelajar untuk lebih kreatif dan inovatif dengan memunculkan sikap kritis terhadap berbagai permasalahan yang terjadi pada alam dan lingkungan di kota Sibolga.

Sebelumnya, Kepala Kantor Lingkungan Hidup (Kakan LH) kota Sibolga, Mauli Badia dalam laporannya mengatakan, peserta lomba dibentuk menjadi 1 kelompok yang berjumlah 3 orang dari setiap sekolah dan berlangsung selama 2 hari. Untuk tingkat SD diikuti 54 sekolah dan jumlah peserta 172 orang, sementara dari tingkat SMP diikuti 13 sekolah dan jumlah peserta 39 orang.

“Tujuan lomba digelar, agar siswa SD dan SMP mampu mengembangkan pola cepat dan tanggap memahami lingkungan hidup serta dapat menjabarkan kondisi ancaman lingkungan melalui pelestarian dan pemanfaatan lingkungan sekitarnya,”ujar Mauli Badia sembari menambahkan, para pemenang pertama lomba akan menjadi duta kota Sibolga mengikuti lomba pengetahuan lingkungan hidup tingkat Propinsi Sumatera Utara pada tanggal 22 – 26 Juli 2009 di bumi Perkemahan Sibolangit. (dib)
Baca Selengkapnya......

Perairan Sibolga - Tapteng Rawan Pelanggaran Hukum

Sibolga, (Ogek Dedy)

Perairan Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng) yang merupakan wilayah terdepan sebelum memasuki wilayah perairan Barat Sumatera mengandung banyak kekayaan alam, baik berupa ribuan jenis ikan, terumbu karang, hasil pulau dan lain sebagainya.

“Namun hal tersebut menjadikan perairan Sibolga dan Tapteng menjadi sebuah kawasan yang rawan akan Illegal Fishing, Illegal Logging, Survey Illegal maupun pelanggaran wilayah laut oleh para kapal – kapal asing,” ungkap Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) II Padang, Laksamana Pertama TNI Syarif Husin pada acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Sibolga dari pejabat lama Letkol Laut (P) Antonius Yunianto Giarsiwi kepada pejabat baru, Letkol Laut (P) Tedjo Sukmono, di Lapangan Simare - mare Sibolga, Selasa (14/7)....

Menurutnya, kestrategisan ancaman kerawanan perairan Sibolga dan Tapteng tersebut mengakibatkan kerugian Negara yang sangat besar.

“Oleh karena itu, tidak ada pilihan lain bagi Lanal Sibolga kecuali meningkatkan intensitas patroli keamanan di laut wilayahnya serta melaksanakan proses penegakan hukum dengan sebaik - baiknya, tanpa pandang bulu. Siapapun yang melanggar harus ditindak tegas sesuai perundang - undangan yang berlaku,”tegas Syarif Husin.

Dikatakan, dengan dilaksanakannya pergantian kepemimpinan di Danlanal Sibolga, diharapkan akan mampu membawa ide - ide baru dan mampu menciptakan langkah - langkah kreatif dan inovatif dalam menjalankan roda organisasi Lanal Sibolga ke arah yang lebih maju.

Pada kesempatan itu, Laksamana Pertama Syarif Husain berpesan agar Danlanal Sibolga yang baru dilantik dapat bekerjasama dan berkoordinasi dengan pemerintah kota Sibolga dan Kabupaten Tapteng, pihak TNI/Polri maupun instansi lainnya.

“Kepada Danlanal Sibolga yang baru, agar dapat meningkatkan intensitas koordinasi dengan pemerintah kedua daerah disini beserta seluruh unsur dan instansi yang ada, baik dari TNI/Polri, pihak BUMN, BUMD maupun masyarakat luas,”pintanya.

Berdasarkan Informasi yang berhasil dihimpun Ogek Dedy, bahwa Pejabat Danlanal Sibolga lama, Letkol Laut (P) Antonius Yunianto Giarsiwi dipromosikan menjadi Komandan Satuan Kapal Ranjau (Dansatran) Armada Barat (Armabar) di Tanjung Uban.

Hadir pada Sertijab tersebut, Bupati Tapteng, Tuani Lumban Tobing, Wakil Walikota Sibolga, H Afifi Lubis, unsur Muspida Plus Sibolga - Tapteng, pimpinan instansi BUMN dan BUMD, para tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan alim ulama serta undangan lainnya.(dib/tm)
Baca Selengkapnya......

7/13/2009

36 Siswa/I Adu Tangkas Terampil Koperasi Tk SLTA Se- Wilayah I Propsu di Sibolga

Sibolga, (Ogek Dedy)

Untuk lebih memasyarakatkan peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional kepada generasi muda, Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga bekerjasama dengan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menyelenggarakan Lomba Tangkas Terampil Koperasi Tingkat SLTA se-Wilayah I Propinsi Sumatera Utara (Propsu di Aula Graha Aulia Bank Indonesia Cabang Sibolga, Senin (13/7).

Lomba tersebut diikuti oleh 36 orang siswa/I yang merupakan utusan dari 9 Kabupaten/Kota yakni Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Kabupaten Padang Lawas (Palas), Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kota Padang Sidempuan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kota Sibolga, Kabupaten Nias dan Kabupaten Nias Selatan (Nisel)....


Wakil Walikota (Wawako) Sibolga H Afifi Lubis melalui Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota (Setdakot) Sibolga, Marhala Manik pada pidatonya ketika akan membuka pelaksanaan lomba mengatakan bahwa guna mendukung program Pemerintah Republik Indonesia terhadap system ekonomi kerakyatan dengan tumpuan utama perekonomian kepada usaha – usaha yang bersifat Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM), dipandang perlu menghidupkan kembali peran koperasi sebagai pendorong utama kegiatan perekonomian masyarakat.

“Artinya, pengembangan koperasi diharapkan mampu memperluas basis ekonomi dan memberikan konstribusi yang signifikan dalam percepatan perubahan struktur ekonomi yaitu meningkatkan perekonomian dan ketahanan ekonomi di daerah,”katanya.

Menurutnya, Ilmu tentang Koperasi saat ini bukan hanya sebatas materi pelajaran semata, namun dibeberapa sekolah telah terbentuk koperasi dengan susunan kepengurusan yang berasal dari siswa – siswi sekolah itu sendiri.

“Selain melalui pola pembelajaran di sekolah, juga dilakukan upaya dengan acara lomba tangkas terampil koperasi. Karena melalui lomba tangkas tingkat SLTA ini sangat penting, setidaknya menjadi wahana untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan dan sikap kita dalam mengemban amanah pemberdayaan ekonomi kerakyatan,”pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Wawako berharap agar para peserta yang menjadi pemenang lomba dapat terus mengasah wawasan koperasi, sehingga mampu mengaflikasikan dalam kehidupan sehari – hari, serta dapat menjadi pemenang di wilayah pembangunan I Pantai Barat dan sekaligus menjadi duta untuk mengikuti lomba di tingkat Propsu di Medan.

Sebelumnya, ketua panitia penyelenggaran lomba tangkas terampil dari Dekopin Sibolga, Binsar Simatupang dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya lomba ini salah satunya adalah untuk mendorong semangat belajar para peserta dalam memperdalam ilmu tentang perkoperasian.

Adapun yang bertindak sebagai juri pada pelaksanaan lomba tersebut antara lain Asmin P Lubis dan M Rusli dari Dispora Propsu, Sahala Purba dari BKKBN Propsu dan Nurdin Z dari Dekopin Sibolga.(dib)
Baca Selengkapnya......

7/08/2009

Seputar Pilpres : Pemilih Tolak Bubuhkan Tinta Pemilu Usai Nyontreng

Salah seorang pemilih berinisial AH menolak untuk membubuhkan tinta di jarinya usai nyontreng di Lokasi TPS 1 Dusun Panakalan, Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, Propinsi Sumatera Utara, Rabu (8/7).

Ketika Ketua KPPS, Nursahida mendapati kejadian tersebut, Nursahida sontak berdiri dari kursinya dan menemui AH untuk meminta AH segera membubuhkan tinta Pemilu di jarinya. Namun AH menolak himbauan Nursahida dan segera meninggalkan TPS dengan mengendarai Sepeda Motornya.

"Tidak boleh seperti itu pak! Bapak harus membubuhkan tinta Pemilu itu, kalau tidak, saya nanti yang dimarahi,"tukas Nursahida pada AH.

"Ah!...
seperti yang tidak pernah saja aku jadi Ketua KPPS, tidak apa-apa nya itu,"ujar AH sembari membenarkan bahwa sesuai pengalamannya sewaktu dia menjadi Ketua KPPS, tindakannya itu diperbolehkan dan bersedia menantang siapa pun yang keberatan atas tindakannya yg tidak membubuhkan tinta pemilu usai nyontreng tersebut.

Para saksi dari ke tiga pasangan calon presiden pun ketika kejadian tersebut berlangsung terlihat hanya duduk diam di kursinya. Tidak ada satu komentar pun yang keluar dari mulut para saksi. Akan tetapi, salah seorang ibu-ibu warga panakalan yang juga hendak memilih di TPS yang sama merasa heran atas kejadian tersebut, ibu tersebut menduga AH yg tidak membubuhkan Tinta Pemilu di Jarinya tersebut dapat menggunakan kesempatan memilih di beberapa tempat yang berbeda sampai bila tinta pemilu berwarna ungu tersebut terbubuh di jarinya.

Amatan Ogek Dedy, Pemilih yang memanfaatkan suaranya pada Pilpres Tahun 2009 di TPS 1 Dusun Panakalan ini terbilang kurang antusias dibandingkan pada Pemilu Legislatif pada 16 April lalu. Pasalnya, hingga pukul 11.55 WIB jumlah kedatangan pemilih hanya satu persatu dan tidak ada yang mengantri alias setiap 10 menit hanya satu orang yang memasuki area pemilihan.(dib)
Baca Selengkapnya......

Berita Sibolga